Bolehkah Menangis Untuk Mayit?

Mereka yang mengharap dunia dan akhirat akan mendapat amalan dunia untuk akhirat. Contoh silaturahim untuk lapang reski dan pahala silaturahim. Manusia sekarang sholat demi kesehatan.

Arriya’ 

Disamping ikhlas untuk Allah disamping itu juga musyrik misal menyembelih untuk dewa-dewa.

Subhanallahiladzi wa bihamdih dosa sepanjang mata memandang dzikir La ilaha ilallah memberatkan mizan. 

Mustahil iman tanpa ilmu, amal shaleh tanpa ilmu.

Nabi Musa berjalan jauh menuju Nabi Khidir hanya untuk mendapat 3 ilmu. 

Hadits : Ummu Salamah ingin meratapi sejadi-jadinya bagi suami tercinta. Dihadang oleh Rasulullah, sehingga ditahan diri Ummu Salamah untuk menangis.

Advertisements

AlBaqarah Tafsir Kesabaran

Kesabaran itu Dhiya (membakar) mencakupi rasa dendam/amarah yang ditahan. Sabar saja sudah memiliki ganjaran besar dijalan Allah. 

Memeranjakan jiwa dari apa yang dibenci:

  1.  Sabar taat kepada Allah (sholat, thalabul ilmi)
  2. Sabar dalam maksiat

Sabar faktor penolong cita cita dunia/akhirat.

Sabar ketaatan yang berat bersifat terus menerus contoh ; jihad bagi yg nikah.

Adanya kemampuan melakukan ketidaksabaran bagi si pelaku dari maksit menjadikan masalah dan ujian besar bagi si pelaku.

Cobaan besar misal sakit ginjal menjadikan seseorang mudah marah, bila tidak bisa menolak & melawannya.

Sabar adalah kebutuhan dasar hamba. Allah bersama orang yang sabar maksudnya orang yang menjadikan sabar sbg perangai, dan karakter si orang. Bukan hanya sabar yang kadang-kadang marah kadang sabar (ayat Innallaha minna shabiriin). Sebabnya menjadikan cinta Allah dan kedekatan Allah (secara khusus). 

Kebersamaan umum berupa ilmu dan kemampuan Allah (mampu bersama siapa saja)

Inna laha maa shabirin adanya pendampingan khusus Allah.

Terbelalaknya Mata Mayit Tatkala Maut Tiba [Shahih Muslim]

Melihat ruh keluar mata mayit akan terbelalak.  Bukan berarti tanda su’ul khatimahnya si mayit. Ruh yang tercabut diikuti oleh mata. 

  • Tanda khusnul khatimah :
  • kening berkeringat.
  • Meninggal saat ibadah.
  • Meninggal malam/hari jum’at.

    Nabi Zakaria dibunuh, Nabi Yahya dibunuh, Ustman bin Affan, Hasan bin Ali dll semuanya tidak kekal dan wafat dikarenaka dibunuh/diracun. Tidak ada yang memiliki kekebalan

    Ammar bin Yassir si Budak Pemberani

    Perang kupingnya terpotong

    Membawa tombak dalam setiap pertempuran

    Salah satu dari 7 orang yang terang terang menyatakan Islam walau akibatnya keras dan siksaan Quraisy

    Keutamaan beliau yang mengikuti perang Badr

    Rasulullah berpesan sabrun ahlu yasir saat beliau dan keluarganya disiksa Quraisy. Rasulullah saat itu tidak langsung frontal, melawan secara fisik dll.

    Ammar sepeninggal ortunya di siksa Abu Jahl & musyrikin berupa siksa fisik dgn pembakaran. Api dengan obor kemudian dijalankan diatas punggung Ammar.

    Rasulullah pernah melewati Ammar dalam kesakitan, dan ditinggalkan kafir Quraisy. Menyentuh kepala Ammar dan membacakan doa Nabi Ibrahim atas Ammar Al Anbiyya 69 seketika muncul keajaiban dengan sembuhnya Ammar tidak sesakit sebelumnya. Hingga puncak siksaan tersebut adalah beliau dipaksa dengan ucapan kemusyrikan. Terpaksa mengucapkannya, namun hatinya Mutmainnun bil Imaan. Hingga Rasulullah memberi solusi atas siksaan yaitu tidak mengapa mengucapkan kemusyrikan saat disiksa hingga turun ayat Allah yaitu : illa min quriha mutmainna bil imaan.

    Munculah beberapa ratus tahun kemudian muncul kebalikannya munafiq yaitu menampakan kekafiran sembunyikan Islam di saat Spanyol dihancurkan kerajaan kristen Katolik dipimpin Ratu Isabela dan Raja Ferdinad, Raja Alfonso Muslim dibunuh dan diburu. Disiksa di wajan panas mati secara pelan-pelan karena rasa panas perlahan-lahan, berbeda dgn istri Firaun yang disuruh nyemplung di air panas langsung mati.

    Berbeda dengan muslim sekarang yang menjadi favoritkan Real Madrid yang nenek moyangnya adalah penyiksa Muslim.

    Siksaam jenis ini tersembunyi hingga terbongkar aibnya 2 abad lalu.

    Demikian juga dialami Yahudi termasuk terkena paksaan masuk kedalam kristen.

    Ali, Salman dan Ammar adalah para sahabat yang pasti masuk Syurga.

    Khalid bin wallid pernah debat dengan Ammar dan tidak terima mengadu Rasulullah. Kemudian Rasulullah bersabda ‘Barangsiapa memusuhi Ammar maka dia memusuhi Allah, barangsiapa membuat marah Ammar maka dia membuat Allah marah” sehingga Khalid mencari Ammar dan minta keridhoan Ammar.

    Wafat terbunuh diperang Shiffin seusai meminum susu dan bangkit tempur bersama pasukannya. Sesuai sabda Rasulullah bahwa minuman terakhir Ammar adalah susu.

    Tafsir surat Al-Baqarah

    Ghafiliin ama tamaluun Allah tifak pernah lalai dari perhatiannya kpd makhluk.

    Muraqabah (raqiiba) selalu merasa diawasi.

    Berhubung dengan Ihsan dalam ibadah. Membuat senang dalam ibadah, merasa dilihat Allah. 

    Ibadah orang yg rahbah (khawatir)/khauf (takut) karna takut Allah hukumannya khawatir

    Kedua diatas bagus namun lbh utama ihsan dalam ibadah

    Tujuan pemindahan kabah adalah agar tidak ada dalil diantara manusia menyalah nyalahkan kalian. Kecuali orang dzhalim diantara kalian. Seandainya tetap di yerusalem maka akan menjadi hujjah bahwa islam agama palsu bukan diatas Millah Ibrahim. 

    Tafsir Al-Baqarah 

    Amalan 10 hari pertama Dzulhijah tidak mampu dikalahkan dengan jihad kecuali mereka yang tidak kembali dengan harta dan nyawanya. 

    Tidak perlu memikirkan dimana kiblatnya karena jelas dalilnya dari Allah. Namun berlombalah dalam kebaikan.

    Mereka yang berlomba dalam pahala dalam kebaikan dunia maka mereka pula pemenang diakhirat. 

    Baroatul dzimnah selesai tanggungannya maksudnya menyelesaikan sholat wajib dan sunnah. Termasuk tanggungan utang dan celaannya menunda-nunda. 

    Diulang ulangnya perintah menghadap kiblat.

    Inna dalam bahasa arab adalah penekanan atas perintah Allah dalam Qur’an.

    Tafsir Al-Baqarah 145

    “Dan sesungguhnya jika kamu mendatangkan kepada orang-orang (Yahudi dan Nasrani) yang diberi al-Kitab (Taurat dan Injil) semua ayat (keterangan), mereka tidak akan mengikuti kiblatmu, dan kamu pun tidak akan mengikuti kiblat mereka, dan sebagian dari mereka pun tidak akan mengikuti kiblat sebagian yang lain. Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti keinginan mereka setelah datang ilmu kepadamu, sesungguhnya kamu kalau begitu termasuk golongan orang-orang yang dhalim.” (QS. Al-Baqarah: 145)

    Kebenaran telah datang bak matahari terhadap pro/kontra kiblat kepada Yerusalem atau Mekkah ?

    kalimat wama anta bi tabiin maksudnya diputuskan bahwa nabi telah ditakdirkan tidak akan mengikuti kiblat mereka. Berbeda jika kalimat yang digunakan Allah menggunakan kalimat Wala tattabi’u qiblata maka bisa saja suatu saat nabi akan kiblat mereka entah kapan.

    Nasehat kepada nabi agar jangan mengikuti kiblat mereka karena masing masing memiliki jalannya sendiri bahkan mereka memiliki perpecahan dan kebingungan atas penentuan kiblat mereka sendiri.

    Syubhat jangan perlu dibalas hanya dalam rangka kebaikan dan ketegasan.

    Diwahyukan dalam Quran bahwa hawa nafsu ahwaahuum mereka dan bukan dinnahuum karena jelas apa yg ada pada mereka murni ahwa li nafs hawa nafsu didalam hati para Rahib paham bahwa ini bukanlah agama melainkan hanya angan-angan dan fantasi.

    Contoh : perkataan ahlulbid’ah konon manusia kesini semedi disini sembuh penyakitnya (kalimat konon dan konon sekedar mitos dan legenda).

    Contoh: Perkataan ahli kitab bahwa Nabi Isa telah terbunuh? Hal ini masih dimungkinkan masih ada kemungkinan apakah beliau terbunuh atau masih hidup ? Mereka ragu-ragu atas argumentasinya tanpa keyakinan.

    Dalam quran dikhabarkan : “Kabarkan kepadaku tuhan mereka adalah hawa nafsu.”

    Para ulama sebagian menjelaskan sebagian manusia menjadikan hawa nafsunya sebagai Tuhan-tuhan. (maksud ulama pandangan secara umum bukan khusus sehingga mereka menganggap bahwa hawa nafsu maksiat termasuk syirik).

    Jika hanya dibaca Innaka minna dzhalimin maka bisa saja nabi dimasukan kepada golongan dzalim kalau kita tidak membaca ayat sebelumnya dan dipelintir. Maka dimasukanlah idzzan (innaka idzzan) oleh Allah sehingga dipisah agar atau dianggap sebagai jawab atas kalimat sebelumnya (ilmu nahwu).

    Pembahasan ini termasuk untuk umat Nabi-nya bukan hanya untuk Rasulullah saja.